Contact WA

62815-1521-9804

Peluang Usaha Tahun 2024, Ini 5 Potensi Bisnis yang Menguntungkan!

Peluang Usaha Tahun 2024, Ini 5 Potensi Bisnis yang Menguntungkan!

Halo, Sahabat UKM! Menjelang berakhirnya tahun 2023, banyak dari Sahabat yang mulai menyusun rencana dan target yang akan dicapai di tahun 2024. Sebagian dari kita yang telah memiliki bisnis, target di tahun-tahun berikutnya umumnya berupa peningkatan omset usaha atau meluaskan sayap bisnis.

Sementara itu, sebagian lainnya ada yang baru ingin memulai bisnis atau bahkan menambah unit bisnis yang berbeda dengan yang telah dijalani saat ini. Tentu Sahabat yang masuk ke kelompok kedua ingin tahu, peluang bisnis apa yang menguntungkan di tahun 2024?

  1. Bisnis Fashion dan Aksesoris

Siapa di antara Sahabat UKM yang berminat dengan fashion dan aksesorisnya? Kabar baiknya, bisnis fashion adalah salah satu bidang bisnis yang langgeng diminati pembeli bahkan menempati peringkat dua teratas dalam kategori produk yang paling laku di platform online. Tak hanya itu, data menunjukkan nilai transaksi produk bisnis bidang ini mengalami kenaikan sebesar 25% dari tahun 2021 ke tahun 2022. Angka ini pun diperkirakan akan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya.

Nah, melihat tren tersebut Sahabat bisa memanfaatkan kesempatan untuk memulai usaha di bidang fashion dan aksesoris. Tentu untuk dapat bersaing dengan merk atau brand lainnya, Sahabat perlu mengetahui prediksi tren di tahun 2024.

Di antara mode fesyen yang diperkirakan akan semakin ramai peminat di tahun depan adalah Sustainable Style. Sustainable Style artinya produk fesyen yang Sahabat Wirausaha perlu memiliki nilai ramah lingkungan, mengingat masyarakat Indonesia mulai memiliki kesadaran akan isu lingkungan. Diantara strateginya adalah dengan menggunakan bahan dan proses produksi yang tidak merusak lingkungan. Seperti yang Sisa Benang (@sisabenang) lakukan, yakni memanfaatkan sisa kain pabrik tekstil yang tidak terpakai (deadstock material). Bahkan, dengan strategi ini, Sisa Benang dapat memunculkan keunikan tersendiri, yakni produknya memiliki model yang limited edition (edisi terbatas) dengan sisa kain yang ada. Cocok untuk kawula muda yang ingin tampil beda!

  1. Bisnis Makanan dan Minuman

Sahabat UKM yang foodies alias penggemar kuliner tak ada salahnya menuangkan kegemaran dengan mencoba mendirikan usaha makanan dan minuman. Prospek bisnis di bidang ini patut Sahabat pertimbangkan, lho. Hal ini karena makanan dan minuman termasuk kebutuhan yang akan selalu dicari. Data dari Kementerian Perindustrian tahun 2021 lalu mengatakan bahwa usaha dalam bidang makanan dan minuman diprediksi akan meningkat setiap tahunnya.

Tak hanya dari segi prospek, dari segi modal pun menguntungkan. Dibanding dengan bisnis di bidang retail dan lainnya, Sahabat dapat memulai bisnis makanan dengan modal yang relatif lebih terjangkau.

Tren di tahun 2024 diperkirakan akan menjadi ladang hijau untuk produk makanan sehat dan bisnis makanan yang ramah lingkungan. Seiring dengan animo masyarakat yang terhadap makanan yang lebih bergizi, terlebih pasca pandemi Covid. Sahabat UKM dapat menawarkan berbagai produk makanan utama hingga cemilan yang kaya akan nutrisi sebagai pesaing makanan fast food atau dengan citarasa unik yang dapat mengundang selera para penggemar kuliner. Seperti yang telah dilakukan oleh Fitfut, salah satu restoran makanan di Jakarta. Mereka menggunakan bahan-bahan organik pilihan, seperti telur Omega 3, garam Himalaya, beras merah, hingga tepung ubi kayu. Ditambah lagi, aneka saus hingga minuman smoothie yang mereka buat tidak menambahkan pengawet dan pemanis kimia sehingga aman dikonsumsi sehari-hari.

Tak lupa Sahabat juga memperhatikan aspek lingkungan dengan menggunakan kemasan makanan yang dapat didaur ulang untuk meningkatkan nilai tambah di mata pelanggan.

sumber: Pemandangan Restoran Ijen di Seminyak, Bali (sumber: idea online)

Sahabat UKM dapat belajar dari Ijen, sebuah restoran yang berlokasi di Bali. Komitmennya terhadap lingkungan patut kita tiru. Dalam memproduksi makanan, misalnya, Ijen mamanfaatkan bahan baku seperti sayuran dan ikan yang diperoleh dari petani dan nelayan lokal sehingga mengurangi emisi karbon. Tak hanya itu, Ijen juga bermitra dengan pemasok bahan baku yang berkomitmen untuk tidak menggunakan kemasan plastik sekali pakai. Prinsip zero waste-nya menjadi inspirasi serta menarik hati para pelanggan yang datang.

  1. Bisnis Percetakan
    Tentu Sahabat UKM sudah tak asing lagi dengan fakta bahwa tahun 2024 merupakan tahun kontestasi politik tanah air. Berbondong-bondong calon legislatif (caleg) dan calon pejabat politik melakukan kampanye masif dengan berbagai perangkat mulai dari poster, brosur, banner, spanduk, kaos dan berbagai macam souvenir.

Tak hanya itu, percetakan kertas suara dalam jumlah banyak pun ikut berkontribusi terhadap pemasukan para pengusaha di bidang ini. Ketua Asosiasi UMKM pun mengatakan bahwa bisnis percetakan akan mengalami kenaikan omset dalam momen pemilu tahun 2024 mendatang hingga mencapai hingga 10%.

Momen ini tentu dapat Sahabat UKM manfaatkan sebagai kesempatan meraup cuan dengan mendirikan bisnis percetakan. Tentu saja untuk memulainya Sahabat perlu mempelajari secara mendalam dunia percetakan mulai dari tahap awal seperti pemilihan berbagai jenis bahan dan/atau kertas hingga penggunaan alat serta proses percetakan berkualitas untuk mendapatkan hasil terbaik.

Dari berbagai jenis yang ada dalam dunia percetakan, tentukan jenis percetakan yang paling Sahabat kuasai. Misalnya, Sahabat ingin memulai dengan percetakan spanduk dan banner. Maka setelah mempelajari dan memiliki keahlian, selanjutnya Sahabat perlu menuliskan total biaya kebutuhan awal untuk berbelanja alat dan bahan untuk kemudian dihitung harga yang pas agar mendatangkan keuntungan yang diinginkan.

Memang, bisnis percetakan cukup merogoh kantong di tahap awal amun apabila ditekuni dengan sungguh-sungguh, bisnis percetakan akan menjadi amat menguntungkan, Sahabat. Hal ini karena terlepas dari momentum pemilu, ke depannya jasa percetakan akan selalu dibutuhkan berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga profesional dan perusahaan berskala besar.

  1. Bisnis Desain Grafis

Untuk para Sahabat UKM yang memiliki keahlian desain, mendirikan bisnis jasa dalam bidang desain dapat menjadi pilihan terbaik! Potensinya di era media sosial dan teknologi ini merupakan salah satu yang menjanjikan. Berbagai macam promosi, iklan, serta poster baik dalam bentuk cetak maupun virtual di dunia maya yang Sahabat lihat sehari-harinya tidak lepas dari jasa desain grafis.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia menyebutkan bahwa industri ekonomi kreatif (termasuk di dalamnya desain) telah berkontribusi sebesar 7,44% terhadap perekonomian nasional pada tahun 2016. Kontribusi tersebut menjadi cerminan bahwa peluang bisnis desain grafis untuk berkembang dan menghasilkan keuntungan yang patut kita perhitungkan.

Apa saja aktivitas yang dapat mendatangkan keuntungan dalam bidang desain grafis? Dilansir dari Business Info Finder, jumlahnya ada beragam yang tentu dapat Sahabat UKM terapkan. Diantaranya menawarkan jasa edit video, jasa desain, jasa animasi film dan buku anak, jasa desain situs web, hingga mendirikan program pelatihan desain grafis.

Kisah sukses di bidang desain grafis salah satunya adalah Yohanes Auri yang merupakan mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual. Sejak berkuliah, Auri telah sering mengerjakan proyek desain mulai dari desain logo, brosur, hingga video company profile berbagai perusahaan. Portofolio yang dibangunnya bertahun-tahun kemudian ia jadikan bekal untuk kemudian mendirikan perusahaan desain miliknya sendiri Flux Design. Kini, Flux Design menjadi salah satu perusahaan desain ternama di Indonesia dan telah menembus pasar internasional.

  1. Bisnis Perlengkapan Ibu dan Bayi

Siapa yang menyangka bahwa bisnis yang targetnya sangat spesifik seperti produk Ibu dan Bayi dapat menjadi salah satu ide bisnis yang menguntungkan? Tokopedia merilis data bahwa sepanjang tahun 2023, kategori Perlengkapan Ibu dan Bayi merupakan salah satu kategori paling laris, lho, Sahabat! Lebih detail, Tokopedia juga menyatakan bahwa konsumen paling banyak mencari produk dengan sub-kategori perawatan bayi, popok, makanan dan susu bayi, mainan dan aktivitas bayi, serta perlengkapan makanan bayi.

Ditinjau dari segi persebaran wilayah, lima daerah dengan jumlah pembeli pada kategori produk Ibu dan Bayi di antaranya adalah Pariaman (Sumatera Barat), Tanah Datar (Sumatera Barat). Pelalawan (Riau), Gianyar (Bali), dan Badung (Bali). Sedangkan jumlah penjual dengan peningkatan tertinggi ada di lima daerah seperti Bandar Lampung (Lampung), Bandung Barat (Jawa Barat), Sukoharjo (Jawa Tengah), Denpasar (Bali) hingga Makassar (Sulawesi Selatan). Jika melihat data ini, artinya peluang Sahabat untuk mendirikan bisnis perlengkapan ibu dan bayi dan menjangkau pasar yang lebih luas masih sangat besar.

Untuk mendirikan bisnis ini secara daring, Sahabat perlu mempelajari pasar dan tren produk laris. Jika Sahabat UKM menggunakan platform marketplace, Sahabat dapat menggunakan fitur Wawasan Pasar yang ada di aplikasi dan mencari informasi “Produk Yang Sedang Laris”. Fitur ini juga membantu Sahabat untuk mengetahui harga pasar sehingga dapat menjadi pertimbangan ketika menentukan harga produk yang bersaing. Selain itu, untuk memperluas jangkauan pasar, Sahabat dapat mengikuti event-event yang disediakan oleh platform online misalnya Tokopedia Parents Fair yang diadakan setiap tahun untuk memperkenalkan produk-produk perlengkapan ibu dan bayi ke masyarakat luas.

Nah, Sahabat UKM, itulah beberapa peluang usaha tahun 2024 yang potensial untuk mendatangkan keuntungan. Peluang usaha mana yang paling menarik untuk Sahabat UKM coba? Pastikan Sahabat pilih bidang yang paling dikuasai serta fokus dan konsisten dalam menjalaninya, ya! Jika dalam perjalanan Sahabat menghadapi tantangan atau kegagalan, tetap bangkit dan semangat karena yakinlah selalu bahwa usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Jika Sahabat UKM merasa artikel ini bermanfaat, yuk bantu sebarkan ke teman-teman lainnya. Jangan lupa untuk like, share, dan berikan komentar pada artikel ini.

Add a Comment

Your email address will not be published.